Total Pageviews

Thursday, June 22, 2006

Indonesian Politics.... sick !!!


Everythings is still like that.....!!!!!
Who's the Victims of this.....??????

Uang Dan Dosa

From Our Daily Bread, Glorianet.
"Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada"
Film buatan Inggris berjudul Millions (Jutaan) mengisahkan secara menarik mengenai dua orang kakak beradik yang menemukan sekantong penuh uang, yang tidak jelas siapa pemiliknya. Si bungsu ingin menggunakannya untuk menolong orang miskin, sementara si sulung melihat uang itu sebagai jalan menuju popularitas dan hidup yang enak. Film itu membandingkan secara kontras kebebasan dari roh yang murah hati dengan kefrustrasian dari tangan yang menggenggam. Saat berkhotbah dari Kejadian 3, pendeta saya berkata, “Kejatuhan manusia ke dalam dosa telah membuat tangan kita menggenggam kuat.” Ajaran Yesus tentang iman dan kemurahan hati menuntun kita untuk membuka tangan. Dia berkata, “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu. Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” (Lukas 12:32-34). Kata-kata Tuhan mungkin terdengar begitu radikal, sehingga sulit bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mempraktikkannya. Namun, jika kita benar-benar mencari tuntunan-Nya, Dia akan menuntun setiap langkah kita dan menjaga hati kita dari kekhawatiran. Saya yakin, anak yang murah hati di dalam film itu telah memiliki tangan yang terbuka jauh sebelum jutaan uang jatuh ke tangan mereka.
Lukas 12:13-34
12:13 Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus, "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku."12:14 Tetapi Yesus berkata kepadanya, "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?"12:15 Kata-Nya lagi kepada mereka, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung pada kekayaannya itu."12:16 Kemudian Ia menyampaikan kepada mereka suatu perumpamaan, "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.12:17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.12:18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya semua gandum dan barang-barangku.12:19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, engkau memiliki banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!12:20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil darimu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?12:21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."12:22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah khawatir tentang hidupmu, mengenai apa yang hendak kamu makan, dan janganlah khawatir pula tentang tubuhmu, mengenai apa yang hendak kamu pakai.12:23 Sebab hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian.12:24 Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun Allah memberi mereka makan. Kamu jauh lebih berharga daripada burung-burung itu!12:25 Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambah sehasta pada jalan hidupnya?12:26 Jadi, jikalau kamu tidak sanggup melakukan hal yang sekecil itu, mengapa kamu khawatir tentang hal-hal lain?12:27 Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.12:28 Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya!12:29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu.12:30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi, Bapamu tahu bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.12:31 Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.12:32 Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.12:33 Juallah segala milikmu dan berilah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusak ngengat.12:34 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada."

Perda Harus Mengacu Konstitusi

Munculnya berbagai peraturan daerah (perda) bernuansa agama, meresahkan dan sangat berpotensial menyulut konflik di masyarakat. Harus ada keberanian moral, politik, dan ketegasan pemerintah untuk melakukan pengaturan, sebelum bangsa ini benar-benar kehilangan identitasnya.
"Keberanian dan kemauan melihat masalah secara mendalam, yang kurang di Indonesia," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) AS Hikam kepada Pembaruan, Selasa (20/6). Dia menegaskan, harus ada peninjauan kembali terhadap perda-perda bernuansa agama.
Menurutnya butuh pemahaman mengenai otonomi daerah, tentang apa yang menjadi kewenangan daerah. Masalah apa yang seharusnya diurus oleh daerah, dan mana yang tetap menjadi kewenangan pusat, karena menyangkut kepentingan nasional. Dia mengingatkan, masalah kemajemukan merupakan satu hal penting dalam pembentukan negara ini.
"Upaya uniformitas akan mencederai identitas bangsa ini sendiri," ujarnya. Dia juga mengkritik keras dalih para pendukung keberadaan perda bernuansa agama, yang menyebut pembuatan perda-perda itu berdasarkan kesepakatan mayoritas masyarakat di daerah.
Dia menyebut setiap peraturan perundangan harus mengacu pada konstitusi, tidak bisa sembarangan membuat peraturan. "Kalau semua berdasarkan kesepakatan komunitas, negara ini jadi seperti apa. Kalau ada komunitas yang sepakat orang Jawa tidak boleh masuk daerahnya, anda mau apa," tandasnya.
Hikam menegaskan, perda harus dikembalikan sesuai fungsi utamanya, membuat pengaturan yang berdasarkan ciri khas daerah itu sendiri. Tapi masalah agama menyangkut kepentingan bersama, sehingga pengaturannya harus sejalan dengan kepentingan nasional.
"Sejak awal saya sudah ingatkan, masalah perda syariat harus didasari konstitusi. Kalau ada dasar hukumnya, seperti Aceh, sudah jelas. Tapi di luar Aceh, saya tidak setuju. Tapi di Aceh pun, saya tidak setuju ada hukum cambuk. Hal-hal pidana seharusnya tetap mengacu pada hukum nasional. Sementara syariat, hanya menyangkut hukum pribadi, seperti soal warisan, pernikahan," katanya.
Menurutnya masalah perda telah diatur secara tegas oleh undang-undang. Bila tidak sejalan dengan konstitusi, Depdagri bisa mencabutnya.
"Depdagri sebetulnya ngerti atau ngga, karena dia punya otoritas untuk atur hal-hal itu. Kalau tidak tegas, akan muncul terus, merangsang orang membuat aturan-aturan tidak konstitusional lagi," ucapnya.
Secara tegas, Nursyahbani Katjasungkana, anggota Komisi III DPR dari FKB, juga menyebut perda bernuansa agama tidak sesuai dengan konstitusi. Para pendukung keberadaan perda bernuansa agama sendiri, berdalih tidak ada perda syariat Islam kecuali di Aceh. "Memangnya ada Perda syariat Islam. Kalau perda yang mengatur untuk siswa sekolah wajib bisa membaca Al-Quran, apa yang salah. Itu bagus kan," kata Djoko Susilo, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN).
Senada itu juga dikatakan Ferry Mursyidan Baldan, anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG). Dia juga mempertanyakan apakah ada perda yang disebut bernuansa agama.
Beragam dalih dibuat untuk perda-perda yang terindikasi bernuansa agama, misal perda anti pelacuran, yang disebut bukan berdasarkan agama tertentu, melainkan merupakan larangan yang dimuat semua agama. Tapi hal itu dijawab Nursyahbani, bahwa tidak boleh perda mengatur hukum pidana.
Demikian juga masalah pelacuran, perjudian, minuman keras, pornografi, merupakan masalah yang tidak terjadi secara khusus di daerah tertentu saja. "Masalah pelacuran tidak cuma terjadi di satu daerah, di tempat lain juga terjadi masalah pelacuran," katanya. Oleh karena itu pengaturannya menjadi kewenangan pusat, yang juga telah termuat dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Depdagri Terus Inventarisasi
Departemen Dalam Negeri (Depdagri) terus menginventarisir peraturan daerah (perda) bermasalah. Tetapi tidak semua perda yang diinventarisir itu dilakukan Depdagri. Pemerintah Daerah Provinsi juga diberi kesempatan untuk menginventarisir perda bermasalah di daerahnya masing-masing.
"Sampai sekarang mereka masih melakukan inventarisasi. Dan jangan lupa ya, tidak semua saya menanganinya. Ada struktur organisasi, bagaimanapun gubernur adalah representasi pemerintah. Kita beri kesempatan, gubernur juga harus diberi peran untuk mengevaluasi perda-perda yang ada di wilayahnya," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mohammad Ma'ruf di kantornya, Jakarta, Senin (19/6).
Pedoman umum dalam mengevaluasi perda bermasalah adalah perda itu tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang di atasnya serta tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum.
Terkait permintaan DPR untuk segera mengkaji perda bermasalah, Mendagri menegaskan, persoalannya, bukan soal sikap Mendagri. "Kita sudah melakukan langkah-langkah inventarisasi. Kan tidak bisa serta-merta langsung bisa dijawab. Kita harus cek dulu, kayak apa sih perda-perda yang seperti itu, kita akan evaluasi semuanya," ujarnya.

Ucap Syukur


Senantiasalah Hidup dalam Ucapan Syukur, Doa dan Kerja Keras....!!!!

Suatu hari, Tuhan Yesus akan datang kembali ke bumi dari surga, seperti yang telah dijanjikanNya. Ia akan datang untuk menjemput keluarga Tuhan. Yesus akan membangkitkan semua orang milik Tuhan yang telah mati. Kuburan mereka akan kosong. Orang-orang milik Tuhan yang masih hidup, akan ikut pergi bersama mereka. Kita semua akan bertemu dengan Tuhan Yesus di angkasa, dan tinggal bersamaNya selamanya. Orang-orang yang tidak percaya akan tertinggal untuk menghadapi penghakiman Allah. Kita tidak tahu kapan Yesus akan kembali, tetapi kita harus siap, dan menungguNya.
Terima kasih Tuhan hari kemarin Engkau telah menunjukkan kembali Kasih SetiaMu padaku sehingga aku bisa merasakan kembali dekat dengan Tuhan.
Semoga semua yang bermasalah mendapatkan jalan dan pengampunan dari Tuhan sehingga di bebaskan dari dosa-dosa dan kutuk dunia, Amien.

Sunday, May 28, 2006

Simpathy for Jogyakarta

.........
Suara angin yang biasa menghibur itu......
Suara hujan yang biasa meninabobokkan itu......
Suara kerbau dan ternak ku itu........
Suara alam ku itu............, semuanya terkubur........
Tolong.... tolong......... tolong..........
Gusti..... Gusti........ Gusti............
Semoga semua cepat berlalu.........
Semoga semua cepat menghilang...........
Semoga tidak ada tangisan lagi............
Semoga esok masih tersenyum..........
............

"T'DC" Kebesaran Iman Dan Pemikiran

Munculnya reaksi yang di timbulkan oleh beredarnya film The Davinci Code sangatlah beragam, ada pihak yang "HORE" dengan "fakta FIKSI" film ini bahkan ada juga yang "Menolak Keras" beredarnya film ini.
Namun di balik semua itu saya cukup bangga dengan orang Kristen Indonesia yang dengan berbesar hati tidak melakukan hal-hal yang bersifat "Anarkis" untuk memprotes ataupun memberikan tanggapan yang lebih dewasa tentang hal-hal yang menurut iman menjadi suatu "pencobaan secara imajiner".

Fenomena pemikiran yang seakan-akan manusia sanggup menjamah apa yang telah dikerjakan dan akan di kerjakan oleh Tuhan Nya menurut pemikirannya dan manusia mampu menembus semua batas dan takdirnya yang cukup "kecil" dan "mendasar" untuk membentuk suatu masa lalu dan masa depan dan aturan-aturan keagamaan yang menjurus kepada aturan-aturan menurut manusia itu sendiri (apa bedanya dengan budaya??).

Pendek kata kalo' ada yang merasa itu hanya sebatas hal yang tidak ada realitasnya secara "Iman" dan kenyataan!! kenapa harus takut untuk melihat satu peristiwa yang menjadi pembelajaran tentang metode "PENYESATAN" baru yang sejak dahulu sudah pernah ada, mungkin buat Pdt. Ayub Yahya bisa dipakai sebagai suatu bentuk analisa dan sample untuk menjelaskan kepada umat tentang "MindGame" yang sedang dan sudah lama di lakoni sejarah.

Monday, May 15, 2006

L’Chayim! Demi kehidupan!

From Our Daily Bread,

Teman saya Deb dan Bryce diundang oleh beberapa kawan berkebangsaan Yahudi untuk menghadiri makan malam seder [perayaan bangsa Yahudi untuk memperingati keluarnya bangsa itu dari tanah Mesir]. Perayaan ini diselenggarakan oleh para keluarga Yahudi untuk memperingati Paskah pertama mereka di Mesir (Keluaran 12:24-27). Seluruh keluarga terlibat dalam perayaan ini, termasuk anak-anak kecil.
Deb dan Bryce mengira perayaan itu bakal muram, tetapi ternyata perayaan itu sangat meriah. Pada awal santap malam, sepotong roti dibagi dua. Setengahnya dibagi di antara para tamu; bagian lainnya disembunyikan oleh anggota keluarga yang paling muda. Semua orang dewasa mencarinya, sehingga anak itu merasa sangat senang. Bila tidak ditemukan, maka si anak mengangkat roti tersebut di tengah gelak tawa yang riuh. Setelah itu disusul acara cerita dan nyanyian, dan kalimat yang sering diulang-ulang “L’Chayim! Demi kehidupan!”
Mengapa Paskah tidak dirayakan dengan penuh sukacita? Padahal Paskah menandai pembebasan Israel dari perbudakan dan si “pemusnah”!
Saat Yesus dan para murid mengadakan perjamuan malam terakhir, itu juga suatu perayaan Paskah, tetapi dengan nuansa serius. Inilah awal dari banyak peristiwa yang membawa pada pengurbanan-Nya serta penyelamatan kita dari dosa dan Setan.
Dari perbudakan rohani ke pembebasan rohani. Dari kematian ke kehidupan. Ketika merayakan pembebasan kita, kita pun dapat berkata dengan sukacita satu kepada yang lain, “L’Chayim! Demi kehidupan!”.

Keluaran 12:21-30
12:21 Lalu Musa memanggil semua tua-tua Israel serta berkata kepada mereka: "Pergilah, ambillah kambing domba untuk kaummu dan sembelihlah anak domba Paskah.12:22 Kemudian kamu harus mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.12:23 Dan TUHAN akan menjalani Mesir untuk menulahinya; apabila Ia melihat darah pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu itu, maka TUHAN akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk menulahi.12:24 Kamu harus memegang ini sebagai ketetapan sampai selama-lamanya bagimu dan bagi anak-anakmu.12:25 Dan apabila kamu tiba di negeri yang akan diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang difirmankan-Nya, maka kamu harus pelihara ibadah ini.12:26 Dan apabila anak-anakmu berkata kepadamu: Apakah artinya ibadahmu ini?12:27 maka haruslah kamu berkata: Itulah korban Paskah bagi TUHAN yang melewati rumah-rumah orang Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita." Lalu berlututlah bangsa itu dan sujud menyembah.12:28 Pergilah orang Israel, lalu berbuat demikian; seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa dan Harun, demikianlah diperbuat mereka.12:29 Maka pada tengah malam TUHAN membunuh tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung orang tawanan, yang ada dalam liang tutupan, beserta segala anak sulung hewan.12:30 Lalu bangunlah Firaun pada malam itu, bersama semua pegawainya dan semua orang Mesir; dan kedengaranlah seruan yang hebat di Mesir, sebab tidak ada rumah yang tidak kematian.

Sunday, May 14, 2006

Berhenti Merokok

Merokok sudah dianggap hal biasa dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, dalam asap rokok terdapat 4.000 zat kimia yang berbahaya untuk kesehatan. Bisa enggak sih seseorang berhenti merokok?

Semua orang sudah tahu bahaya yang ditimbulkan akibat merokok. Tetapi, perilaku merokok tak pernah surut. Lihat saja dalam kehidupan sehari-hari, seperti di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum, maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat dijumpai orang merokok. Bahkan, parahnya lagi nih, di sebelah ibu yang sedang menggendong bayi sekalipun, orang tetap tenang saja mengembuskan asap rokoknya dan sering kali orang-orang yang ada di sekelilingnya tidak peduli.
Kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan! Dalam asap rokok terdapat 4.000 zat kimia berbahaya, dua di antaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik. Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker.
Asap yang keluar dari pembakaran mengandung gas-gas beracun, seperti karbon monoksida dan larutan kimia lainnya. Karbon monoksida akan menurunkan kemampuan tubuh dalam membawa oksigen yang dapat menimbulkan risiko penyakit jantung.
Tembakau berisi zat nikotin yang sangat adiktif (membuat orang ketagihan). Nikotin akan mempercepat detak jantung dan meningkatkan tekanan darah. Namun, yang lebih membahayakan adalah tar>f 9001<>f 9002f 9001<, sering kali membuat seseorang terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. Gimana caranya berhenti? Memang sulit sih untuk menghilangkan kebiasaan merokok. Tahap pertama yang mungkin bisa dilakukan ya dari motivasi. Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri kita untuk berhenti atau tidak mencoba untuk merokok akan membuat kita mampu tidak terpengaruh godaan merokok yang datang dari teman, media massa, atau kebiasaan keluarga/orangtua. Di dalam website tentang kesehatan remaja, >uon 1under<>f 9001<, ada >f 9002f 9001< yang dapat digunakan untuk berhenti merokok. Bagi kita yang sudah punya keinginan berhenti merokok, kenapa enggak dicoba tips ini?
Harus ada kemauan!
Pilih satu hari untuk mulai berhenti merokok. Dan, pilih lagi keesokan harinya, dan berikutnya….
Sadarlah bahwa nanti kita akan merasa marah, terganggu, dan pengin sekali merokok. Itulah efek nikotin, kita bakal merasa ketagihan. Dia akan gangguin kita terus seperti anak kecil. Cuekin saja! Seperti anak kecil, kalau dicuekin, ia bakal pergi dengan sendirinya.
Pikirkan waktu kita biasanya merokok, saat pesta, sebelum tidur, kumpul sama teman. Cari gimana caranya kita bisa melewati keadaan tersebut tanpa rokok. Mungkin dengan mengunyah chewing gum, main play station, atau yang lainnya yang bisa membuat tangan atau mulut kita sibuk. Cari teman yang juga pengin berhenti merokok.
Hindari teman-teman yang selalu mendorong kita untuk merokok. Jangan takut tubuh bakal gemuk. Kalau jadi gemuk, bisa kita kecilkan lagi setelah kita bebas dari rokok.
Berbanggalah bahwa kita tidak merokok.
Kalo gagal? Jangan khawatir! Coba renungkan kenapa kita gagal. Pikirkan bagaimana kita bisa menang lain waktu. Dan, coba lagi! Ingat, kemenangan jauh lebih prestise buat kita.

Kekuatan Seorang Ibu

From Our Daily Bread,

Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya,.

Istri saya, Carolyn, dan saya, berjalan-jalan di taman pada suatu pagi. Tiba-tiba kami melihat seekor induk tupai berlari cepat melalui kawat listrik sambil membawa bayi di mulutnya. Ia membawa tupai kecil ini ke sarang baru yang telah dibuatnya di sebuah pohon. Kemudian ia kembali berlari melalui kawat itu untuk mengambil seekor bayi lain dari sarang lama dan membawanya ke rumahnya yang baru. Ia berlari pulang-pergi sampai ia menaruh keenam bayinya di rumah mereka yang baru. “Menjadi ibu memang berat!” desah Carolyn.
Memang benar. Kesakitan waktu melahirkan baru merupakan awal. Betapa pentingnya seorang ibu memerhatikan hidup kerohaniannya sendiri sehingga ia dapat mengasuh anak-anaknya! Ya, di atas semuanya, seorang ibu harus memelihara jiwanya—untuk bertumbuh dalam hikmat dan pengetahuan tentang Allah.
Susanna Wesley adalah seorang ibu yang sibuk dengan 19 anak. Namun ia selalu menyisihkan waktu setiap hari untuk bersekutu dengan Allah. Bahkan, kadang-kadang ia melewatkan waktu di atas kursi dengan celemek masih di atas kepalanya, untuk berdoa. Pada saat itu tidak seorang anak pun berani mengganggunya!
Wanita yang digambarkan dalam Amsal 31 sangat menjunjung tinggi hikmat, kebaikan, dan hormat kepada Tuhan (ayat 26,30). Pada hari ini, marilah kita menghargai para wanita dalam hidup kita yang membagikan hikmat mereka, menunjukkan kasih kepada kita, dan yang di atas semuanya itu berusaha untuk memuliakan Tuhan.

Amsal 31:26-31
31:26 Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.31:27 Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya.31:28 Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia:31:29 Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.31:30 Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.31:31 Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!

Cup Joy For Reds

Liverpool have won the FA Cup for a 7th time after Pepe Reina saved three of West Ham's penalties after a stoppage time goal from Steven Gerrard had made it 3-3 and taken the game into extra time and then penalties.
Reina was the hero as he stopped penalties from Zamora, Konchesky and Ferdinand and successful penalties for Dietmar Hamann, Steven Gerrard and John Arne Riise gave the Reds the win. It had looked they would suffer cup heartache after West Ham had taken a 3-2 lead midway through the second half, but Steven Gerrard pulled them back from the brink with a superb 35 yard drive in stoppage time. There was good news for the Reds prior to kick off when Xabi Alonso was passed fit to start in this the 125th FA Cup Final. Alonso had been a doubt after picking up an injury last Sunday at Portsmouth, but his availability meant that Rafa had more options and was able to deploy Steven Gerrard on the right side of midfield. It was Liverpool who made most of the early running and we'd had only a minute when Gerrard's surging run down the right brought a rash tackle and a free kick for the Reds in a dangerous position. Nothing was to come of that, but the Reds continued to press and a cross from Gerrard just minutes later caused a moment of panic in the West Ham defence. The Hammers responded with a run and shot from Marlon Harewood, but Liverpool were quickly back on the attack and a foul on Gerrard lead to a free kick from Riise that needed a brave block from a West Ham defender. West Ham were slowly working their way into the game and they began to cause Liverpool problems. And they gave the Reds a real problem when in the 20th minute they took the lead courtesy of an own goal from Jamie Carragher. It came when Scaloni broke free on the right and in trying to clear his low cross, Carragher put through his own net. The Reds were rocked and hopes of a 7th FA Cup success seemed to be evaporating when West Ham made it 2-0 through Dean Ashton in the 28th minute. Ashton getting his chance to score from close in after Reina had only been able to parry Etherington's shot. Liverpool needed to respond and that they did when Djibril Cisse pulled a goal back in the 32nd minute. It was Cisse's 19th goal of the season and he won't have scored many better or more important than when he lashed the ball past Hislop from Gerrard's deep cross. The Reds came out for the second half with thoughts of an equalizer, but they had a superb double stop from Pepe Reina to thank for keeping them in the game in the 46th minute. It seemed inevitable Harewood would score has he shot from point blank range, but Reina saved and then got up to stop Benayoun's follow up. It proved to be a pivotal moment in the game because we then had Liverpool's best spell of the game and they got themselves level with a brilliant goal from Steven Gerrard. It came in the 54th minute after Gerrard steamed in to smash in Morientes' knock down. The Reds scented victory, but they would have their hard work was undone in the 64th minute when Paul Konchesky made it 3-2 to West Ham. It's unlikely Konchesky was intending to do anything but cross the ball, but the flight of the ball beat Reina and went in at the far post. You wondered if Liverpool could comeback again and as the clock ticked down it looked unlikely. But just when it looked like West Ham would win the cup, Steven Gerrard produced a moment of absolute magic with a 90th minute equalizer. Gerrard must have been fully 35 yards out when he smashed a half volley past Shaka Hislop. It must be one of the best goals ever seen in the FA Cup. Liverpool had a lifeline and we headed into extra time. Extra time was largely dominated by the Reds, but as hard as they tried they just couldn't avoid penalties. Riise, Hyypia, Kromkamp and Morientes all went close to winning it for the Reds in extra time, but we would have to endure dreaded penalties to find out the winner of the FA Cup. That wasn't before Liverpool suffered another scare though when Harewood headed against the crossbar. Liverpool by now are used to high pressure shoot outs, but it doesn't make them any more bearable. But Pepe Reina eased the nerves of Reds fans by saving three of West Ham's four penalties to take the cup to Anfield. What a season it's been. Liverpool can sign off knowing it's been hugely successful.

Pencapaian Terbaik Manusia !

Pencapaian terbesar hidup manusia adalah ketika nafas hidupnya di dunia ini selesai… dan yang terbaik adalah ketika ia kembali kepangkuan Sa...